CLOSE ADS
CLOSE ADS

Iklan

Penulis Sejati
Senin, 13 Desember 2021, Desember 13, 2021 WIB
Last Updated 2021-12-14T05:22:49Z
ANALISA COINUSDT

Pemerintah Myanmar Meresmikan USDT Sebagai Mata Uang

Advertisement


 Teknosia, Indonesia. Menteri keuangan NUG mengatakan menggunakan Tether akan meningkatkan kecepatan perdagangan dan efisiensi pembayaran.


Pemerintah bayangan Myanmar, Pemerintah Persatuan Nasional (NUG), yang dipimpin oleh para pendukung pemimpin yang dipenjarakan Aung San Suu Kyi, telah menyatakan stablecoin Tether ( USDT ) berbasis dolar Amerika Serikat sebagai mata uang resmi untuk penggunaan lokal. 


Per laporan yang diterbitkan di Bloomberg , NUG akan menerima Tether untuk kampanye penggalangan dana yang sedang berlangsung yang berusaha menggulingkan rezim militer saat ini di Myanmar. Pemerintah bayangan juga mengumpulkan $9,5 juta melalui penjualan “Obligasi Perbendaharaan Khusus Revolusi Musim Semi” yang ditawarkan kepada diaspora Myanmar di seluruh dunia. Grup ini bertujuan untuk mengumpulkan $ 1 miliar melalui penjualan obligasi yang diterbitkan NUG.


Kementerian Perencanaan, Keuangan, dan Investasi NUG memposting pengumuman tentang langkah tersebut di Facebook pada hari Senin.




Keputusan NUG untuk menjadikan Tether sebagai mata uang resmi merusak larangan kripto yang diberlakukan oleh Bank Sentral Myanmar pada Mei tahun lalu. 


Penggabungan Tether sebagai mata uang resmi untuk penggunaan lokal didorong oleh masalah privasi dan penyitaan dana oleh rezim saat ini. Menteri keuangan NUG mengatakan alasan utama di balik penggabungan Tether adalah “penggunaan domestik untuk memudahkan dan mempercepat perdagangan, layanan, dan sistem pembayaran saat ini.”


NUG diakui sebagai pemerintah resmi Myanmar oleh Senat Prancis dan parlemen Eropa pada Oktober 2021; namun, Amerika Serikat belum membuat langkah apa pun ke arah ini. Keputusan NUG untuk menerima dan menggunakan stablecoin Tether dapat menjadi topik diskusi di antara negara-negara, terutama pada saat pemerintah AS ingin memberlakukan kebijakan penerbitan stablecoin yang ketat .